Saat ini, harapan terbesarku adalah kamu. Untuk mendapatkanmu aku telah terjatuh, tertatih dan tersakiti. Jalanku untuk bersamamu tidaklah mulus, penuh belokan, tanjakan dan kerikil-kerikil kecil yang menemani.
Aku sangat mengerti, untuk menemukan pemandangan teduh dari atas gunung kita harus melewati medan yang tidak biasa. Seperti itulah kamu, untuk mendapatkan orang sepertimu aku harus menikmati pahitnya perjuangan dan penantian. Tapi aku yakin bila suatu saat nanti harapanku ini tercapai, pahit yang sempat aku rasakan akan berubah menjadi manis. Seperti yang selalu dikatakan orang, "Indah pada waktunya"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar